Layanan RMI Certification
RMI Certification menyediakan layanan sertifikasi sistem manajemen bagi organisasi yang membutuhkan proses sertifikasi yang tertata, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan
Sertifikasi ISO RMI Certification
RMI Certification melayani sertifikasi sistem manajemen untuk berbagai jenis organisasi sesuai standar yang relevan. Pelaksanaan sertifikasi dilakukan melalui tahapan yang terstruktur, mulai dari kaji awal, audit, pengambilan keputusan sertifikasi, hingga surveillance dan resertifikas
Layanan dengan Proses Bertanggung Jawab
RMI Certification melayani sertifikasi sistem manajemen untuk berbagai jenis organisasi sesuai standar yang relevan. Pelaksanaan sertifikasi dilakukan melalui tahapan yang terstruktur, mulai dari kaji awal, audit, pengambilan keputusan sertifikasi, hingga surveillance dan resertifikas
Jenis Sertifikasi ISO RMI Certification

RMI Certification melayani sertifikasi sistem manajemen untuk berbagai jenis organisasi sesuai standar yang relevan. Pelaksanaan sertifikasi dilakukan melalui tahapan yang terstruktur, mulai dari kaji awal, audit, pengambilan keputusan sertifikasi, hingga surveillance dan resertifikas

Layanan sertifikasi ISO 14001 diperuntukkan bagi organisasi yang menerapkan sistem manajemen lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab operasionalnya. Sertifikasi ini membantu menunjukkan komitmen organisasi dalam mengelola aspek lingkungan secara lebih terkendali dan sesuai dengan pendekatan sistem manajemen yang berlaku.

Layanan sertifikasi ISO 45001 ditujukan bagi organisasi yang menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Melalui sertifikasi ini, organisasi dapat menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan risiko kerja, perlindungan tenaga kerja, dan penerapan sistem yang mendukung lingkungan kerja yang lebih tertata.

Layanan sertifikasi ISO 27001 diperuntukkan bagi organisasi yang menerapkan sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu menunjukkan bahwa organisasi memiliki pendekatan yang terstruktur dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi sesuai kebutuhan pengelolaan sistem informasi yang berlaku.

Layanan sertifikasi ISO 22000 ditujukan bagi organisasi yang bergerak dalam rantai pangan dan membutuhkan sistem manajemen keamanan pangan yang terdokumentasi dan terukur. Sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menjaga konsistensi pengendalian keamanan pangan di setiap tahapan yang relevan.

Layanan sertifikasi ISO 37001 ditujukan bagi organisasi yang menerapkan sistem manajemen anti penyuapan. Sertifikasi ini membantu menunjukkan komitmen organisasi dalam membangun pengendalian, integritas, dan kepatuhan terhadap upaya pencegahan penyuapan secara terstruktur.
Proses Sertifikasi yang Terstruktur
Setiap tahapan sertifikasi dilakukan melalui alur yang jelas agar organisasi memperoleh kepastian proses, transparansi evaluasi, dan hasil sertifikasi yang kredibel.

1. Permohonan sertifikasi
Permohonan sertifikasi merupakan tahap awal ketika organisasi mengajukan kebutuhan sertifikasi sesuai standar dan ruang lingkup yang diinginkan. Pada tahap ini, informasi dasar mengenai perusahaan, aktivitas usaha, lokasi, serta sistem manajemen yang akan disertifikasi disampaikan sebagai dasar untuk kaji awal dan penentuan proses berikutnya.

2. Kaji Awal dan Penetapan Ruang Lingkup
Kaji awal dan penetapan ruang lingkup adalah tahap awal untuk menilai kesiapan organisasi serta menentukan batas, aktivitas, lokasi, dan proses yang akan masuk dalam sertifikasi. Tahap ini dilakukan agar proses audit berjalan jelas, relevan, dan sesuai dengan karakter operasional organisasi.

3. Perencanaan Audit
Pada tahap ini, lembaga sertifikasi menetapkan tim auditor, jadwal audit, cakupan area yang akan diperiksa, serta dokumen dan proses yang akan menjadi fokus evaluasi. Perencanaan audit dilakukan agar pelaksanaan audit berjalan tertib, jelas, dan sesuai dengan ruang lingkup sertifikasi yang telah ditetapkan

4. Audit Tahap 1 dan Tahap 2
Audit tahap 1 dan tahap 2 dilakukan untuk meninjau kesiapan organisasi, kecukupan dokumen, serta penerapan sistem manajemen guna memastikan kesesuaian terhadap standar sebagai dasar proses sertifikasi

5. Keputusan Sertifikasi
Penentuan hasil sertifikasi dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap temuan audit untuk memastikan kesesuaian sistem manajemen dengan standar yang dipersyaratkan. Proses ini dilakukan secara objektif dan independen sebelum sertifikat diterbitkan

6. Surveillance dan Resertifikasi
Surveillance merupakan kegiatan audit berkala untuk memastikan sistem manajemen tetap dijalankan secara konsisten sesuai standar sertifikasi yang berlaku. Resertifikasi dilakukan pada akhir masa berlaku sertifikat untuk menilai keberlanjutan penerapan sistem manajemen sebelum sertifikasi diperbarui
Konsultasi Kebutuhan Sertifikasi ISO
Untuk memperoleh informasi mengenai ruang lingkup sertifikasi, tahapan layanan, dan standar yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, silakan menghubungi tim RMI Certification untuk konsultasi lebih lanjut.